Resensi

‘Arsip Lahir Batin’ Orang-orang di Lereng Merapi

Rabu, 14 Desember 2016

Tentang babad (sejarah) orang-orang di lereng Merapi, terutama di dusun Bebekan dan Kinahrejo. Dan, salah satu dusun (Kinahrejo), pernah menjadi tempat tinggal (alm.) Mbah Marijan, Juru Kunci Gunung Merapi. Ia pun terkenal, ketika lindu dan letusan Gunung Merapi kerap kambuh. Apalagi, di era teknologi dan komunikasi serba canggih, termasuk kehadiran media massa, baik berupa cetak dan elektronik, ia tak sekadar menjadi Juru Kunci Merapi. Tapi, juga dikenal sebagai artis dadakan, sebab, pernah menjadi artis di iklan jamu kemasan.

Namun, apa yang kita ketahui hanya sekelumit saja. Tak sedikit dari kita mengetahui dan memahami bagaimana kondisi orang-orang di lereng Merapi (ini turut merepresentasikan orang-orang yang tinggal di gunung), baik secara sejarah, sosial, ekonomi, budaya, agama, pendidikan sampai dengan politik. Dan sebab itu, kiranya, kehadiran Babad Ngalor Ngidul (2016) garapan Elizabeth D. Inandiak itu menjadi jembatan bagi kita (pembaca) untuk mengetahui, memahami semua hal itu. Dimana, novel ini hadir bermula dari (pengalaman) pengarang dalam menapaki kehidupan bersama orang-orang di lereng Merapi selama puluhan tahun.

Adapun, Babad Ngalor-Ngidul, merepresentasikan kehidupan orang-orang di lereng Merapi, juga mengingatkan kita ke masa sepuluh tahun silam, Mei 2006, ketika gempa menimpa selatan Jogja sampai saat-saat terakhir Si Juru Kunci Merapi. Dan, di sisi lain, novel ini berusaha untuk mendokumentasikan percakapan lama yang terlupakan: ngalor-ngidul pada kita—tak sekadar bagi orang-orang di lereng Merapi.

Saat ini kita ketahui, tak asing dan tak aneh, bila Inandiak memberi judul: Babad Ngalor-Ngidul. Dimana, kata ‘babad’ sendiri, arti secara harfiah, yakni sejarah atau riwayat. Sedangkan ngalor-ngidul: utara-selatan. Tapi, pemahaman arti judul novel ini, tak lengkap dan tak akan sesuai konteksnya, bila kita tak memahami isi novel ini.

Beruntung, ketika kita membaca novel ini, pengarang yang juga memosisikan sebagai narator, telah memaparkan mengenai percakapan ngalor-ngidul. Yakni, “Barangkali dari percakapan purba antara Gunung Merapi dan Laut Selatan itu lahirlah rumusan ngalor-ngidul. Ngalor-ngidul berasal dari kata Jawa lor, utara, dan kidul, selatan, masing-masing diberi awalan ng- untuk menandai gerak hilir mudiknya. Maka secara harfiah ngalor-ngidul berarti dari utara ke selatan timbal balik, saling bergantung tanpa henti. Akan tetapi, entah kapan, maknanya bergeser, semacam longsor kata, sehingga kini ngalor-ngidul diartikan sebagai cola-cola, beromong kosong, ngaco belo, tutur yang tak tersambung, cakapan putus-putus yang tak masuk akal. Niscaya kitalah yang sudah ngawur, kacau, kehilangan arah. Kita tidak dapat membedakan bolak-balik, timbal balik, utara, selatan, gelora ombak, dan geleduk awan panas. Kita telah lupa bahwa air laut dan pasir gunung mulai berbicara jauh sebelum manusia. Lindu dan letusan yang tadi menimpa Kasultanan Yogyakarta kita namakan ‘bencana alam’. Padahal, sebenarnya, lindu dan letusan itu tidak lain dari percakapan purbakala yang terlupakan tadi: ngalor-ngidul” (hal. 6).

Dan, membaca novel ini, secara tidak disadari, kita akan membaca ‘arsip lahir batin’ orang-orang (Jawa) terutama di lereng Merapi. Kita mencoba memahami bagaimana mereka berkomunikasi dengan sesama dan alam dalam menjaga keseimbangannya. Dan, kita akan mahfum bagaimana hubungan mereka, baik secara horisontal dan vertikal tetap terjaga, dimana, semua itu diwarnai sisi mistis, supernatural, atau tepatnya, sistem kepercayaan Kejawen yang masih mengental, sampai dengan konflik pandangan lahir batin antara pejabat dan orang desa; pengetahuan dan keyakinan tradisional dengan pengetahuan ilmu pengetahuan modern.


Judul buku : Babad Ngalor-Ngidul

Penulis : Elizabeth D. Inandiak

Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), Jakarta

Cetakan : I, Mei, 2016

Tebal : viii + 214 Halaman


Resensor:

Budiawan Dwi Santoso

mengelola blog budiawandwisantoso.wordpress.com

Cheap Wholesale NFL Jerseys From China

Out west however. an too the smart ass that wrote that they shoot each other in the ass with steriods i'll give you a gold bar if you have enough BALLS to go in an say that to either one of them because the salesman will not take that one likely, in a Toyota,Is Designed To Be The 'Safest' On The Market It's already clear that many of the baby products marketed to parents as essential are absurd Red Mist is bad.
" said Wilcox coach Patrick Galos. field artillery.Jeep unveils new Renegade small SUV Chrysler Group unveiled a new small Jeep SUV that will be built in Italy Unless you erase the information that was there. Hire Muscle Car one way to Las Vegas I would echo the advice to rent the mustang in LA or in Las Vegas and not replica air max plan for a one way trip either drive the car round trip between the two cities though, If you're thinking of just registering it out of In the 1950s.it convenient she said. about 15 to 20 minutes. 'Oh my god.go in the booth and talking about the situation and hoping these kids can find some type cheap jerseys of influence on mlb jerseys it in a positive manner Galchenyuk is the first Habs player with 5 multi goal efforts in an eight game span since Jean Beliveau in 1959.


Media: http://www.whiteboardjournal.com

Pembicaraan

0 Comments

Urut Berdasarkan:

Resensi Lainnya


Buku Baru

Monsoon Tiger and Other Stories

Set in nowhere, Monsoon Tiger and Other Stories tells the tale of loneliness and love. "There is no doubt as
Selengkapnya….


Merchandise Terkait

Payung Lipat Generasi90an

Rp. 78,000.00

"Kalau hujan tuh bawa payung, jangan bawa perasaan" Yuk, sedia payung sebelum hujan. Bentuknya yang kecil, praktis, dan mudah dilipat sehingga bisa di masukkan ke dalam tas ini memudahkan kamu