Acara

Diskusi Buku "Babad, Hikayat, dan Syair Abad ke-19"

Kamis, 01 Maret 2018


MENYOROT DUA KADIPATEN:

SEBUAH PERTEMUAN ANTARA PETER CAREY & ONGHOKHAM


Dunia Jawa dalam Abad ke-19

Menempatkan Purworejo dan Madiun,

Dua Kadipaten yang disorot

Peter Carey dan Onghokham.


Pasca Perang Jawa

Kadipaten baru berdiri.

Purworejo mengganti diri

Dari nama semula Brengkelan.


Ia menjadi saksi

Efek internasional Perang Jawa

Saat tahun 1831

Gelombang tentara KNIL dari Ghana

dan Negeri-negeri Afrika Barat

Seperti Kerjaan Ashanti berdatangan di sana.


Kota tangsi militer dan Purworejo

Menjadi senafas dalam satu tarikan.

Jenderal Oerip Soemohardjo,

Jenderal Sarwo Edhi Wibowo,

Kapolri pertama Jenderal Soekanto Tjokrodiatmodjo

Tercatat berasal dan memiliki akar tradisi

Dengan wilayah ini.


Hoofd Kweek School

Ternama di sentaero Hindia Belanda

Juga berdiri di Kadipaten tersebut.

Mr. Wilopo, Perdana Menteri Indonesia

Hingga Wardiman Djojonegoro, Mendikbud 1993-1998

Merupakan pertautan jejak gemilang

Dunia pendidikan HKS

dengan warisan elit-elit terdidik yang dihasilkannya.


Tidak bisa tidak

Peran Eksekutif yang dilakukan

Oleh Cokronegoro I

selaku pemimpin pertama Purworejo

Melalui Babad Kedung Kebo

Tidak terpisahkan.


Madiun sendiri

Pada abad yang sama

Masih menjadi Ibukota Mancanegara Timur

Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

yang dikepalai seorang Bupati Wedana

Dari trah Prawiradirdja.


Dalam forum ini

Sedikit demi sedikit

Hal-hal penting seputar disertasi Onghokham

Dan penerbitannya dalam waktu dekat

Bakal dibicarakan.


Terima kasih pada Manassa Jogja,

FIB UGM dan Penerbit KPG

yang telah memfasilitasi.


Sampai jumpa di lokasi

Tabik.


RSVP:

Nurma (0877 5945 6984)

Ika (0812 2847 8812)


Author: Penerbit KPG

Pembicaraan

0 Comments

Urut Berdasarkan:

Acara Lainnya


Buku Terkait

Sisi Lain Diponegoro: Babad Kedung Kebo & Historiografi Perang Jawa

PERANG JAWA (1825-30) adalah suatu “tsunami” dalam sejarah Indonesia modern yang menghancurkan tatanan lama Jawa dan melahirkan sebuah pemerintah kolonial
Selengkapnya….

Rp 75,000


Penulis

Peter Carey

PETER CAREY, sekarang Profesor Tamu di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, atas dukungan Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Lahir di Yangon, Birma (sekarang Myanmar) pada 30 April 1948 dari keluarga Inggris yang sudah lama bermukim di Asia (India dan Tiongkok). Gelar sarjana diperoleh dari Trinity College, Oxford, dan meraih ranking satu
Selengkapnya…


Merchandise Terkait

Payung Lipat Generasi90an

Rp 78,000

"Kalau hujan tuh bawa payung, jangan bawa perasaan" Yuk, sedia payung sebelum hujan. Bentuknya yang kecil, praktis, dan mudah dilipat sehingga bisa di masukkan ke dalam tas ini memudahkan kamu